alat-gali.jpg

Alat Gali Dan Jenis – Jenisnya

Posted on
alat-gali.jpg
source-freepik.com

Alat gali dalam hal ini maksudnya adalah  alat berat yang fungsinya menggali tanah, terlepas dari kebawah maupun kesamping. Tanah hasil galian pada dasarnya  ditimbun disekitarnya, bisa pula dimuat kedalam dump truck untuk diangkut ketempat lain.

Alat gali ini bisa bergerak sendiri dengan roda ban umumnya mempunyai kapasitas kecil dengan tenaga dari 75 hp-110 hp, kemampuan gali dari 4,4 m sampai 6 m. Karena alat berat ini bergerak menggunakan ban, maka waktu bekerja menggali, mendapat beban yang berat.

Untuk menghindari kerusakan pada ban dan juga untuk mendapatkan kestabilan kerja, jadi  alat gali ini harus ditunjang oleh outrigger yang ditempatkan pada bagian belakangnya. Alat berat yang bergerak dengan rantai, track mempunyai kapasitas yang besar, yaitu bertenaga sekitar 80 hp-800 hp, kemampuan gali dari 5 m sampai 15 m. Jadi secara general  alat gali ini ada dua tipe, yaitu yang wheel dan yang track. 

Jenis-Jenis Alat Gali

Beberapa Jenis alat gali yang masih ada sampai sekarang adalah :

Backhoe Loader

alat-gali-backhoe-loader.jpg
source : ebay.com.au

Alat gali yang satu ini bekerja dengan dua fungsi, bagian depan berfungsi sebagai loader, sedangkan bagian belakang sebagai shovel (backhoe). Backhoe ini termasuk kecil tenaga yang dibutuhkan berkisar antara 80-110 hp saja. Dalam hal kemampuan menggali, keatas bisa mencapai 7 m, sedangkan kebawah sampai 6,5 m.

Karena bekerjanya dengan dua fungsi, jadi roda depan lebih kecil dari pada roda belakang agar lincah sedangkan bagian belakangnya harus pula ditopang dengan outrigger agar didapat kestabilan kerja waktu mengoperasikan shovel. Backhoe ini bisa juga  dipasangi hydraulic hammer dan hydraulic compactor. 

Struktur Backhoe Loader

Sama halnya dengan alat gali lainnya, Backhoe holder mempunyai struktur seperti berikut

1. Mesin penggerak

Mesin penggerak berbentuk  diesel yang menggunakan turbo dan dilengkapi thermal starting sehingga bisa dengan  mudah distart walaupun musim dingin sekalipun.

2.Penghubung

Sejenis system hidrolik yang dapat mendistribusikan  tenaga mesin kepada attachmentnya dengan lancar.

3. Attachment

Terdapat ada dua macam yang utama yaitu bucket loader dan backhoe shovel. Untuk backhoe ini dipasang hydraulic hammer atau hydraulic compactor.

4. Badan

Badan adalah tempat kabin pengemudi dan tempat duduknya attachment. Keempat rodanya dapat bergerak sendiri, All Wheel Drive (AWD) dan tiap pasang dapat berbelok sendiri untuk kelincahannya. Tempat duduk operator dapat diputar kebelakang, bila ia mengoperasikan backhoe.

Cara Pengoperasian Backhoe Loader

Backhoe loader bisa dioperasikan ditempat yang tidak terlalu berat seperti tempat-tempat yang berat untuk wheel loader dan bulldozer. Bahkan  backhoe ini beroperasi bisa lebih lincah. Jika backhoe dioperasikan, maka outrigger (penyangga) harus selalu dipasang.

Tentunya sebelum dioperasikan, mesinnya harus dipanaskan selama kurang lebih tiga menit, sementara itu sambil di periksa alat control di panel instrument. Sebelum mesin dimatikan, waktu selesai beroperasi, terlebih dulu perlu dilakukan pendinginan kisaran lima menit.

Kebersihan bahan bakar solar wajib diperhatikan, begitu pula oli hidrolik. Jumlah oli hidrolik jangan sampai kurang atau melewati batas untuk alat gali backhoe loader ini.

Power Shovel

alat-gali-power-shovel.jpg
source-pinterest.se

Power shovel merupakan  alat gali yang menggali tanah dengan cara  menggerakkan lengannya (arm,pemegang bucket) kedepan dan juga secara bersamaan  dengan menggerakkan bucketnya pula, tanpa gerakan badannya. Alat berat ini langka dan biasanya digunakan untuk proyek jalan, lebih sering digunakan di proyek bendungan atau pertambangan.

Tenaga mesin alat gali ini berkisar dari 400 hp hingga 1500 hp. Kapasitas bucketnya mulai dari 5m3 sampai 17 m3. Bucket yang besar memakai bottom dump, bagian bawah bucket dapat dibuka, sehingga produktivitas meningkat. Karena bobotnya yang cukup  berat, maka power shovel berjalan dengan menggunakan track.

Struktur Power Shovel

Berikut struktur dari Power Shovel:

1. Mesin (engine)

Berupa mesin Diesel dengan turbo berkekuatan diatas 400 hp.

2. Penghubung (system hidrolik)

Penghubung dalam hal ini maksudnya adalah komponen yang memungkinkan tenaga mesin disalurkan menjadi tenaga gerak boom dan bucket, tenaga pemutar badan dan tenaga untuk berjalannya shovel.

Disini yang di gunakan adalah  tenaga hidrolik, yaitu pompa yang digerakkan mesin, memberikan tekanan kepada oli hidrolik yang akan  disalurkan melalui bermacam slang hingga pada  akhirnya sampai kepada turbin yang memutarkan komponen yang harus bergerak (sprocket untuk rantai penggerak) atau menekan piston didalam silinder untuk mengangkat boom.

3. Boom dan Bucket

Berfungi seperti halnya  lengan tangan manusia

4. Badan

Adalah tempat mesin dipasang dan tempat kabin operator untuk mengontrol pengoperasian

5. Kaki (undercarriage)

Bagian paling bawah tempat rantai bergerak merayap untuk menjalankan keseluruhan unit.

Cara Pengoperasion Power Shovel

Penggunaan  power shovel tidak membutuhkan kehati-hatian yang tinggi seperti halnya ketika menggunakan backhoe loader, yang terpenting adalah pemeriksaan mula sebelum peralatan dioperasikan, jangan sampai kebocoran-kebocoran tidak terkontrol dan mesin tanpa pemanasan dulu. Demikian juga  pada waktu selesai dioperasikan, waktu mau mematikan mesin harus ada cooling period dulu, agar turbo tidak cepat rusak.

Backhoe Shovel

alat-gali-backhoe-shovel.jpg
source – indonesia.alibaba.com

Backhoe Shovel merupakan jenis alat gali yang paling banyak kegunaannya dan paling banyak tipernya. Ada puluhan tipe yang tersedia mulai  dari yang bertenaga 17 hp sampai 1500 hp. Attachment peralatan ini bisa  diganti-ganti dengan jenis-jenis lainnya, walaupun  cuma diujungnya, tempat bucket, maupun dari mulai boomnya.

Fungsi utama dari Backhoe shovel ialah menggali tanah dan memuatkannya ke dalam truck atau menimbun tanah tersebut disekitar shovel tersebut dengan cara memutar badannya. Jadi waktu beroperasinya alat ini tidak pindah tempat. Bedanya dengan  backhoe shovel dengan front shovel ialah hanya pada gerakan boom dan bucketnya.

Backhoe shovel menekankan boomnya sembari memutar bucket kearah badannya untuk menggali tanah, sedangkan front shovel itu sebaliknya. Jika dibandingkan dengan track loader atau wheel loader, maka backhoe shovel ini yang lebih banyak manfaatnya. Perbandingan ini diambil dari  tenaga mesin yang sama.

Struktur Backhoe Shovel

Alat berat ini mempunyai  bagian utamanya terdiri dari :

1. Mesin penggerak (engine)

Merupakan mesin diesel yang memberikan  tenaga untuk semua gerakan yang dilakukan pada alat berat ini. Gerakan ini, baik untuk maju mundurnya alat maupun untuk gerakan attachmentnya.

2. Sistem hidrolik

Sistem hidrolik disini maksudnya ialah semua komponen yang ada oli hidrolik didalamnya yang berfungsi menggerakkan bagian tertentu dari komponen tersebut. Kuatnya  tekanan pada oli hidrolik dibangkitkan oleh pompa yang letaknya dekat mesin dan mendapat tenaga dari mesin tersebut.

Pada sprocket, penggerak rantai tenaga tekan, hidrolik ini diubah menjadi tenaga putar dengan melalui turbin. Putaran turban diteruskan menjadi putaran sprocket yang selanjutnya menggerakkan kelabang yang mengakibatkan backhoe maju atau mundur.

Tenaga hidrolik yang kemudian masuk kedalam pipa silinder boom mendorong batang silinder memanjang keluar. Sementara perpanjangan batang silinder mengakibatkan stick menekuk. Jika batang silinder memendek, gerakan terjadi sebaliknya.

3. Boom dan Bucket

Ini merupakan lengan dan tangan dari alat berat itu. Boom ialah batang profil yang melekat ke badan yang bentuknya seperti boomerang, sedangkan stick ialah batang profil antara boom dan bucket. Jadi, kalau diumpamakan  dengan anggota badan manusia, boom eperti lengan atas, stick merupakan lengan bawah, sedangkan bucket merupakan tanaga lengkap dengan kukunya.

4. Badan

Adalah tempat diletakkannya mesin penggerak dengan pompa hidrolik, tempat ditegakkannya boom yang dipotong batang silinder. Kabin operator terletak disana juga. Seluruh badan ini bisa  berputar 360 pada bagian kaki melalui turntable. Dengan berputarnya badan shovel, jangkauan boomnya dapat berubah-ubah, maka alat berat ini dapat menggali disuatu tempat dan menumpahkannya ketempat lainnya tanpa bergerak maju ataupun mundur.

5. Undercarriage

Bagian ini berfungsi menjalankan shovel dari suatu lokai ke lokasi lainnya tanpa khawatir untuk amblas, selain itu mampu mendukung bobot alat berat ini yang cukup besar. Track disini tidak diperlukan untuk membuat traksi yang kuat sebagaimana halnya yang diperlukan pada track bulldozer.

Cara Pengoperasian Backhoe Shovel

Pemakaian backhoe shovel ini tidak memerlukan perhatian yang terlalu serius, karena bagian -bagiannya sudah didesain cukup tangguh untuk menghadapi benturan-benturan fisik. Seperti pada umumnya kerusakan dari dalam lebih gampang terjadi bilamana pemeliharaan rutinkurang diperhatikan. Pemeliharaan yang wajib dilakukan terutama menjaga kebersihan bahan bakar oli hidrolik yang masuk, diantaranya dengan penggantian filter bahan bakar dan oli tepat waktu.

Kabin operator harus dijaga kebersihannya agar operator dapat bekerja secara optimal dan dapat melihat indikator-indikator pada panel instrumen secara betul. Nah biasanya kekurangan sesuatu ataupun kesalahan yang terjadi pada shovel dapat dimonitor pada panel instrumen tersebut tadi. Ketika akan mematikan mesin, jangan melakukan pendinginan, selama lima menit mesin hidup stasimer.

Clam Shell

clam-shell.jpg
source – elprints.polsri.ac.id

Alat gali ini juga sebenarnya merupakan excavator,  tapi yang membedakannya hanyalah bucketnya saja dan proses penggaliannya. Pada clam shell dengan kabel dibutuhkan clam shell yang berat dan tebal agar energi potensial jatuhnya bucket bisa  masuk kedalam tanah yang lebih dalam.

Clam shell ini menggali lubang dengan cara menjatuhkan bucket setinggi mungkin dengan jalan melepas jepitan kabel tariknya. Jika bucket telah jatuh dan masuk kedalam tanah, maka kabel penutup bucket serempak dengan kabel pengangkatnya ditarik, dan kemudian tanah yang telah mengisi bucket dipindahkan atau dimuatkan kedalam truck.

Struktur Clam Shell

Alat berat ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu :

1. Mesin penggerak

 Merupakan  mesin diesel berkekuatan sekitar  80 dampai 260 hp Tenaga mesin, yang terbesar untuk mengoperasikan clam shellnya. Pada clam shell dengan sling (kabel) banyak tenaga hilang yang disebabkan  gesekan pulley (katrol) yang mengatur pengangkatan dan penutupan bucket clam shell tersebut.

2. Sistem hidrolik

Sama halnya dengan alat berat lainnya merupakan penyalur tenaga yang paling efektif dan praktis dari sumber ke komponen yang memerlukannya. Sistem sling, yang menyalurkan tenaga dengan cara menarik kabel sling yang menyambungkan sumber tenaga dengan komponen yang akan digunakan. Jika  gerakan komponen mau dibalik, maka penarikan dilakukan oleh sling pasangan yang disebutkan tadi, tapi dengan arah yang berlawanan atau membiarkan komponen tersebut  jatuh karena beratnya sendiri seperti jatuhnya clam shell. Shell sling ini cukup sering mengalami kemacetan atau sling keluar dari katrolnya.

3. Boom

Boom  sebagai alat untuk memposisikan bucket ke tempat seoptimal mungkin, selain itu boom berfungsi juga untuk menjembatani tenaga yang disalurkan dari sumber tenaga ke bucket.

4. Badan

Layaknya  pada excavator lainnya merupakan tempat dipasangnya mesin, pompa hidrolik, kopling untuk sistem sling dan tentunya kabin operator.

5. Undercarriage

Bagian yang berfungsi membawa badan ketempat yang diperlukan dan mendukung berat beban kerja sewaktu alat beroperasi.

Cara pengoperasian Clam Shell

Clam shell sebaiknya dioperasikan pada tanah yang tidak terlalu keras. Untuk clam shell dengan sling, sebaiknya  menjatuhkan bucket itu setelah terbuka maksimal agar mendapat daya tembus yang besar dan juga memperkecil dampak tumbukan pada bagian-bagian bucket tersebut. Penguluran sling pada waktu menjatuhkan bucket hendaknya tepat, untuk menghindari keluarnya sling dari katrolnya.

Itulah jenis-jenis alat gali dan fungsinya dalam sebuah proyek. Semoga bermanfaat.

Referensi : http://sibima.pu.go.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *